11 November 2015

Vagina Sering Becek

Penyebab Vagina Becek

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina.

Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal / fisiologis dan secara patologis.

Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi.

Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit / jamur / bakteri.

Bagaimana ciri-ciri cairan vagina yang normal?

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dan lain-lain) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit. 

Keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu.

Selain itu lakukan beberapa tips berikut ini untuk mencegah keputihan:
1. Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab.
2. Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
3. Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam.
4. Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan.
5. Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Namun untuk kepastian bahwa keputihan yang Anda alami bukan sebuah kondisi patologis, sebaiknya Anda konsultasi dengan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan untuk menjalani pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

Demi menjamin kesehatan vagina dari becek
gunakanlah beberapa produk herbal K-Link, seperti:
1. Pakai Pantyliner K-Sophie
2. Pakai Celana Dalam k-i-panty
3. Minum K-Liquid Chlorophyll

04 November 2015

Cara mengecilkan pori-pori wajah yang besar

KlikDokter.com - Pori-pori merupakan tempat keluarnya minyak alami kulit atau sebum dari kelenjar minyak. Minyak alami ini bertugas menjaga kelembaban dan melindungi permukaan kulit, yang juga diregulasi oleh hormon.

Masalah dapat timbul jika kelenjar minyak bekerja terlalu aktif, sehingga kadar minyak pada kulit meningkat, bercampur dengan kotoran atau sel kulit mati, kemudian membentuk sumbatan pada pori-pori. Adanya sumbatan pada pori menyebabkan aliran minyak alami terhambat dan pori-pori pun ikut membesar (untuk memberi ruang keluarnya minyak menuju permukaan kulit).

Mengapa pori-pori kulit bisa membesar?

Ukuran pori-pori sebetulnya dipengaruhi oleh gen seseorang. Secara fisik, ukuran pori-pori tidak dapat dikurangi, namun permukaannya dapat menipis seiring dengan perawatan. Sering kali pori-pori kulit yang normal dapat membesar karena dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, seperti:

✔Paparan sinar matahari yang memicu kerusakan jaringan penyokong kulit (kolagen dan elastin) sehingga pori-pori membesar.
✔Kebiasaan mengeluarkan komedo atau jerawat yang tidak tepat sehingga pori-pori rusak dan membesar.

Peran vitamin A untuk pori-pori

Vitamin merupakan nutrisi yang amat penting bagi kulit. Pada kasus pori-pori besar, vitamin A mampu memperbaiki fungsi pori-pori kulit. Zat yang digunakan adalah turunan vitamin A yaitu golongan retinoid. Zat ini bekerja meningkatkan rasio pergantian sel kulit serta mengurangi terbentuknya sumbatan pada pori-pori sehingga fungsinya dapat diperbaiki.

Bagaimana caranya agar pori-pori tampak kecil?

Kunci untuk membuat pori-pori tampak kecil adalah dengan memeliharanya tetap bersih. Selain penggunaan zat seperti retinol, beberapa kebiasaan ini perlu diterapkan untuk mendapatkan pori-pori kulit yang sehat:

✔Selalu bersihkan wajah sebelum dan sesudah berolahraga serta sebelum tidur, karena keringat dapat mempermudah kotoran pada kulit wajah masuk lebih dalam ke pori-pori.
✔Gunakan pelembab dan produk tata rias yang tidak memicu pembentukan komedo atau jerawat. Misalnya, produk yang mengandung petrolatum dan minyak mineral dapat memicu iritasi pori-pori sehingga membuatnya tampak lebih besar.
✔Lakukan eksfoliasi setidaknya 1-3 kali seminggu untuk membersihkan sisa kulit mati dari pori-pori dan permukaan kulit.
✔Selain retinoid, gunakan produk yang mengandung asam salisilat apabila Anda memiliki kulit yang mudah berjerawat dan berpori-pori besar. Namun hindari penggunaan retinol dan asam salisilat ketika Anda sedang hamil atau menyusui. Diskusikan dengan dokter mengenai alternatif produk perawatan wajah yang tepat sesuai dengan kondisi kulit dan kesehatan Anda.

Namun, apabila Anda memiliki riwayat keluarga dengan pori-pori besar dan jenis kulit berminyak, Anda membutuhkan perawatan yang lebih rutin dan maksimal karena jenis kulit tersebut cenderung memiliki pori-pori yang besar.

Beberapa produk K-Link yang bisa membantu mengecilkan pori-pori yang besar, antara lain:
1. Peel off mask
2. Facial Foam
3. Mosturizer
4. Toner